Dita Kencana Batik, Jual Batik, Toko batik Online, Grosir Batik, Grosir Batik Pekalongan

Minggu, 19 Maret 2017

Mengenal Batik | Menjelajahi Nusantara

Batik Embos Adalah

Batik embos merupakan batik dengan tekstur timbul atau tiga dimensi pada kainnya. Batik embos ini sudah banyak diperjualbelikan secara offline maupun online. Variasi batik dari masa ke masa terus-menerus mengalami perkembangan. Mulai dari zaman kerajaan yang hanya menjadikan batik sebagai pakaian keraton hingga pada zaman modern sekarang ini yang menjadikan batik sebagai pakaian yang terus berkembang bersamaan dengan mengikuti tren.

Sejarah Batik Nusantara

Batik yang banyak memiliki ragam motif ini tentu juga memiliki sejarahnya masing-masing. Secara garis besar, sejarah batik dimulai dari zaman kerajaan majapahit hingga sampai dengan saat ini. Secara terperinci, sejarah batik dibagi ke dalam empat bagian, ialah:
Zaman Kerajaan Majapahit. Dari sini merupakan awal mula sejarah batik terbentuk. Beberapa daerah yang pada masanya sudah mulai memperkenalkan batik ialah Mojokerto dan Tulung Agung, pada saat itu bernama Bonorowo. Batik pada kedua wilayah di Jawa Timur ini banyak dipengaruhi oleh batik yang berasal dari Yogyakarta. Konon, motif batik yang ada di Mojokerto ini pada mulanya karena adanya pertentangan antara pemerintah kolonial Belanda dengan pasukan Pangeran Diponegoro. Sebagian pasukan Pangeran Diponegoro melarikan diri ke arah Timur, di daerah Majan. Oleh sebab itu, batik kalangbret dari Mojokerto memiliki kemiripan warna serta corak dengan batik khas Yogyakarta.
Zaman Penyebaran Islam. Setelah perkembangannya pada masa kerajaan majapahit, batik juga mengalami fase kedua perkembangan, ialah saat penyebaran Islam di Nusantara. Penyebaran batik kedua ini ditengarai oleh seorang raden keturunan majapahit, Batoro Katong, yang memperkenalkan batik ke wilayah Ponorogo, Jawa Timur. Penyebarannya di Ponorogo juga dipengaruhi oleh sebuah pesantren di daerah Tegalsari yang dikelola oleh Kyai Hasan Basri, seorang menantu dari raja Keraton Solo.
Batik Solo dan Yogyakarta. Perkembangan batik lainnya terjadi di Solo dan Yogyakarta. Batik di kedua wilayah ini mengalami perkembangan sedari awal masa Kerajaan Mataram I, saat pemerintahan raja Panembahan Senopati. Desa pertama yang dikenal sebagai daerah pembatikan ialah Plered. Pada mulanya proses membuat batik ini hanya dilakukan oleh wanita-wanita yang berada dalam lingkup keraton, namun seiring dengan berjalannya waktu, wanita-wanita di luar keraton pun memiliki ketertarikan dalam membatik. Bermula dari ketertarikan tersebutlah batik menjadi semakin meluas penyebarannya.
Batik di Wilayah Lain. Selain Mojokerto, Tulung Agung, Solo, dan Yogyakarta, batik juga sudah banyak menyebar di beberapa wilayah lainnya, seperti batik di Banyumas. Batik yang dikenal di Banyumas ini mulai dikenal sejak tahun 1830, setelah terjadinya perang diponegoro. Konon, batik yang menyebar di Banyumas ini dibawa oleh pasukan diponegoro yang mengamankan diri ke daerah Banyumas. Bahkan selain di Banyumas, pasukan diponegoro juga menyebar ke berbagai wilayah, seperti Pekalongan, Buawaran, Pekajangan, dan Wonopringgo.

Sekilas Mengenai Batik dan Teknik Pembuatannya

Itulah sekilas mengenai sejarah batik di Indonesia. Sampai dengan saat ini, batik memiliki banyak teknik pembuatan. Mulanya batik hanya dikenal dengan cara ditulis. Namun, seiring berkembangnya teknologi dan inovasi manusia yang semakin canggih, teknik pembuatan batik tidak hanya dapat dilakukan dengan cara ditulis. Terdapat beberapa jenis batik yang diproduksi melalui teknik-teknik yang juga berbeda, seperti: batik lukis, batik cetak/printing, dan batik cap.
Keempat batik tersebut dibuat dengan tingkat kesulitannya masing-masing. Untuk batik cetak sendiri ditujukan untuk produksi batik dalam jumlah besar. Sementara untuk batik cap, membuatnya tentu tidak sesulit dengan metode tulis, akan tetapi tetap saja tidak mengurangi  kecantikan dari motif batik yang ditampilkan. Lalu batik lukis, pengerjaannya hampir sama dengan batik tulis, pun begitu juga dengan lama waktu pengerjaannya.
Sedari dulu batik sudah memiliki banyak ragam. Setiap daerah memiliki keunikan batiknya masing-masing. Hingga sampai dengan saat ini sudah banyak sekali ragam batik yang dibedakan berdasarkan atas motifnya, asalnya, teknik pembuatannya, serta lain sebagainya. Batik embos merupakan salah satu bentuk dari perkembangan batik yang mengikuti zaman tersebut. Tanpa mengurangi nilai kemurnian batik, Jual batik embos justru menjadi pilihan yang sangat elegan saat hendak mengenakan pakaian batik untuk menghadiri berbagai acara resmi.

Produk Kami:
Grosir Batik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar